Rute Baru dan Integrasi Tiga Terminal Dorong Kinerja TTL Tumbuh 12,54 Persen hingga September 2026
Nuswantara — Surabaya, Ekspansi konektivitas pelayaran dan penguatan integrasi layanan tiga terminal menjadi pendorong pertumbuhan kinerja PT Terminal Teluk Lamong (TTL) sepanjang 2026.
Hingga akhir September, arus petikemas perusahaan mencapai 2.299.342 TEUs atau tumbuh 12,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.Capaian tersebut mencerminkan penguatan peran TTL dalam mendukung kelancaran arus logistik melalui perluasan jaringan pelayaran, optimalisasi fasilitas, serta peningkatan produktivitas terminal.
Strategi ini sekaligus memperkuat kemampuan perusahaan dalam merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Di sektor layanan internasional, Terminal Petikemas (TPK) Teluk Lamong memperluas konektivitas perdagangan melalui pengoperasian dua layanan pelayaran baru, yakni CSE Service dan SCJX Service.
Kehadiran kedua layanan tersebut membuka akses yang lebih luas bagi aktivitas perdagangan internasional.
Selain itu, TPK Teluk Lamong melayani 25 kunjungan kapal internasional non-reguler dengan total muatan mencapai 16.014 TEUs.Sementara itu, TPK Nilam mencatat pertumbuhan sebesar 16 persen seiring penguatan konektivitas pelayaran domestik menuju kawasan Indonesia Timur.
Adapun TPK Berlian terus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas untuk menjaga produktivitas dan mendukung kelancaran pelayanan.Pengelolaan tiga terminal secara terintegrasi menjadi salah satu strategi TTL dalam memperkuat daya saing layanan kepelabuhanan. Dengan karakteristik dan segmen pasar yang berbeda, masing-masing terminal memiliki peran saling melengkapi dalam mendukung kelancaran arus barang.
Integrasi tersebut memungkinkan perusahaan mengoptimalkan kapasitas dan menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pengguna jasa. Perluasan konektivitas yang berjalan beriringan dengan peningkatan efisiensi operasional menjadi bagian dari upaya TTL menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap rantai pasok nasional.
Manager Corporate Communication TTL, Dahlia Permata Sari, mengatakan pertumbuhan kinerja perusahaan merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat jaringan pelayaran dan meningkatkan kualitas operasional terminal.“Pertumbuhan ini bukan semata-mata karena bertambahnya rute pelayaran, tetapi juga merupakan hasil dari upaya bersama dalam meningkatkan produktivitas terminal dan mengoptimalkan fasilitas yang tersedia. Kami terus memastikan setiap kapal mendapatkan pelayanan yang cepat dan efisien, sehingga kebutuhan pengguna jasa dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya di Surabaya, Senin (19/10/2026).
Ke depan, TTL akan melanjutkan pengembangan jaringan pelayaran dan penyempurnaan integrasi layanan di seluruh terminal yang dikelolanya. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan efisiensi layanan kepelabuhanan.Di tengah dinamika industri logistik, penguatan konektivitas dan integrasi operasional menjadi bagian penting dari upaya TTL membangun layanan yang adaptif dan berkelanjutan.
Dengan demikian, pertumbuhan perusahaan tidak hanya tercermin dalam peningkatan arus petikemas, tetapi juga dalam dukungannya terhadap kelancaran distribusi barang dan penguatan perekonomian nasional.
