Highlight

Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Customer Experience Bersama GINSI Jawa Timur

IMG-20260710-WA0025-1024x768 Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Customer Experience Bersama GINSI Jawa Timur

NUSWANTARA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan customer experience melalui kolaborasi dengan Badan Pengurus Daerah Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (BPD GINSI) Jawa Timur.

Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi yang digelar di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Selasa (7/7/2026), sebagai forum untuk menyerap aspirasi pengguna jasa sekaligus memperkuat sinergi dalam meningkatkan pelayanan kepelabuhanan.

Audiensi dihadiri Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong David Pandapotan Sirait, Terminal Head TPK Teluk Lamong Pierre Rochel T, beserta jajaran senior leader perusahaan. Sementara dari BPD GINSI Jawa Timur hadir Ketua Hana Beladina Lutfifi, Sekretaris Warsidi, dan sejumlah anggota GINSI Jawa Timur.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menegaskan bahwa perusahaan terus membangun komunikasi yang terbuka dengan para pengguna jasa.

Menurutnya, setiap masukan dari asosiasi maupun pelaku usaha menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan layanan terminal yang lebih efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan pelanggan.

David menjelaskan, TTL telah menerapkan sejumlah inovasi guna meningkatkan pengalaman pengguna jasa.

Salah satunya melalui penerapan Terminal Booking System (TBS) yang memasuki fase kedua sejak Maret 2026.

Sistem tersebut mengatur jadwal kedatangan truk ke terminal sehingga aktivitas bongkar muat berlangsung lebih tertib dan potensi antrean dapat ditekan.

Selain itu, Terminal Teluk Lamong juga menyediakan shelter waiting area sebagai lokasi tunggu bagi truk sebelum melakukan pemuatan kontainer ke kapal.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan pelayanan yang lebih nyaman dan efisien.

“Dengan mengedepankan customer experience, kami menerapkan Terminal Booking System (TBS) yang telah memasuki fase kedua serta menyediakan shelter waiting area sebagai area tunggu truk sebelum memuat kontainer ke kapal.

Langkah ini kami lakukan untuk memitigasi antrean kendaraan di kawasan Terminal Teluk Lamong,” ujar David.

Sementara itu, Ketua BPD GINSI Jawa Timur, Hana Beladina Lutfifi, menyambut baik komitmen Terminal Teluk Lamong dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Ia mengapresiasi keterbukaan manajemen TTL yang memberikan ruang dialog kepada pengguna jasa untuk menyampaikan berbagai masukan.

“Pertemuan ini memberikan pemahaman kepada anggota GINSI mengenai perkembangan pelayanan dan berbagai inovasi yang telah dilakukan Terminal Teluk Lamong. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga pelayanan kepada pengguna jasa semakin baik,” kata Hana.

Dalam sesi diskusi, anggota GINSI Jawa Timur menyampaikan sejumlah masukan terkait pelayanan operasional, antara lain closing time kapal, penanganan antrean kendaraan saat peak hours, mekanisme tracing container, serta penyampaian informasi jadwal kedatangan kapal.

Menanggapi hal tersebut, manajemen TTL menjelaskan bahwa implementasi Terminal Booking System telah memberikan dampak positif dalam mengurangi antrean truk di area terminal. Perusahaan juga mengajak GINSI Jawa Timur untuk turut menyosialisasikan sistem tersebut kepada para anggotanya agar pemanfaatannya semakin optimal.

Untuk mendukung transparansi layanan, Terminal Teluk Lamong juga menyediakan Web Access Terminal Teluk Lamong yang memungkinkan pengguna jasa memperoleh informasi mengenai status kontainer, jadwal kedatangan kapal, serta berbagai data operasional lainnya secara cepat dan mudah.

Melalui kolaborasi dengan GINSI Jawa Timur, PT Terminal Teluk Lamong berharap dapat terus meningkatkan customer experience, memperkuat kualitas pelayanan kepelabuhanan,

serta mendukung kelancaran distribusi logistik nasional melalui layanan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa. (RED)

Post Comment

You May Have Missed